By Republika Newsroom
Kamis, 10 Desember 2009 pukul 19:21:00
Email EMAIL
Print PRINT
Facebook
Bookmark and Share

Munim Diminta Hilangkan Ukuran PeluruJAKARTA–Ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Abdul Mun’im Idris, mengaku pernah dihubungi melalui telefon oleh petugas Polda Metro Jaya untuk menghilangkan ukuran jenis peluru sesungguhnya dalam hasil visum mayat Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen.

“Bagian Serse Polda Metro Jaya minta dihilangkan ukuran peluru sembilan milimeter (mm),” katanya saat menjadi saksi ahli dengan dalam persidangan dengan terdakwa mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis.

Sebelumnya, Direktur PT PRB tersebut tewas setelah ditembak di bagian kepalanya setelah bermain golf di Padang Golf Moderland pada 14 Maret 2009. Nasruddin Zulkarnaen sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mayapada Tangerang untuk diselamatkan, kemudian dipindahkan ke RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

continue reading…